Raka'at Pertama Lebih Lama dari Raka'at Kedua dalam Shalat Gerhana
حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ يَحْيَى عَنْ عَمْرَةَ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى بِهِمْ فِي كُسُوفِ الشَّمْسِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ فِي سَجْدَتَيْنِ الْأَوَّلُ الْأَوَّلُ أَطْوَلُ
Telah menceritakan kepada kami Mahmud bin Ghoilan berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Ahmad berkata, telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Yahya dari 'Amrah dari 'Aisyah radliallahu 'anha bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam shalat bersama mereka (para sahabat) ketika terjadi gerhana matahari dengan empat ruku' dalam dua kali sujud, dan rakaat yang pertama lebih panjang".
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
