Tidak disukainya menyebut Maghrib sebagai 'Isya
حَدَّثَنَا أَبُو مَعْمَرٍ هُوَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ عَنْ الْحُسَيْنِ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُرَيْدَةَ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُغَفَّلٍ الْمُزَنِيُّ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَغْلِبَنَّكُمْ الْأَعْرَابُ عَلَى اسْمِ صَلَاتِكُمْ الْمَغْرِبِ قَالَ الْأَعْرَابُ وَتَقُولُ هِيَ الْعِشَاءُ
Telah menceritakan kepada kami Abu Ma'mar -yaitu 'Abdullah bin 'Amru- berkata, telah menceritakan kepada kami 'Abdul Warits dari Al Husain berkata, telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Buraidah berkata, telah menceritakan kepadaku 'Abdullah bin Mughaffal Al Muzani, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah kalian dikalahkan oleh orang Badui dalam menamakan (melaksanakan) shalat Maghrib kalian." 'Abdullah bin Mughaffal Al Muzani berkata, "Orang Badui menyebut Maghrib dengan 'Isya (kerena mereka menunda pelaksanaan Maghrib hingga masuk waktu 'Isya)."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
