Menulis nama pada surat
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ قَالَ أَحْمَدُ قَالَ مَرَّةً يَعْنِي هُشَيْمًا عَنْ بَعْضِ وَلَدِ الْعَلَاءِ أَنَّ الْعَلَاءَ بْنَ الْحَضْرَمِيِّ كَانَ عَامِلَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الْبَحْرَيْنِ فَكَانَ إِذَا كَتَبَ إِلَيْهِ بَدَأَ بِنَفْسِهِ
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Hanbal berkata, telah menceritakan kepada kami Husyaim dari Manshur dari Ibnu Sirin -Ahmad berkata; sekali waktu Husyaim berkata- dari sebagian anak Al 'Ala bahwa Al 'Ala Ibnul Hadhrami adalah pekerja Nabi shallallahu 'alaihi wasallam di bahrain, jika menulis surat kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ia memulai dengan namanya sendiri."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)