Orang yang mengatakan 'Orang yang junub tidak boleh tidur sebelum wudlu sebagaimana wudlunya untuk shalat…'
حَدَّثَنَا أَبُو مَرْوَانَ الْعُثْمَانِيُّ مُحَمَّدُ بْنُ عُثْمَانَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْهَادِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ خَبَّابٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّهُ كَانَ تُصِيبُهُ الْجَنَابَةُ بِاللَّيْلِ فَيُرِيدُ أَنْ يَنَامَ فَأَمَرَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَتَوَضَّأَ ثُمَّ يَنَامَ
Telah menceritakan kepada kami Abu Marwan Al Utsmani Muhammad bin Utsman berkata, telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Muhammad dari Yazid bin Abdullah bin Al Hal dari Abdullah bin Khabbab dari Abu Sa'id Al Khudri; bahwasanya pada suatu malam ia junub lalu ingin tidur kembali, namun Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkannya untuk berwudlu baru setelah itu tidur."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)