Larangan menyiarkan berita kehilangan dalam masjid
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ لَهِيعَةَ ح و حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا حَاتِمُ بْنُ إِسْمَعِيلَ جَمِيعًا عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ إِنْشَادِ الضَّالَّةِ فِي الْمَسْجِدِ
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rumh berkata, telah memberitakan kepada kami Abdullah bin Lahi'ah. Dan menurut jalur yang lain; Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib berkata, telah menceritakan kepada kami Hatim bin Isma'il semuanya dari Ibnu 'Ajlan dari 'Amru bin Syu'aib dari Bapaknya dari Kakeknya berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang mengumumkan barang hilang di masjid."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)