Sehari puasa dan sehari tidak, dan perbedaan lafadz pengutip
قَالَ وَفِيمَا قَرَأَ عَلَيْنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ قَالَ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ قَالَ أَنْبَأَنَا حُصَيْنٌ وَمُغِيرَةُ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَفْضَلُ الصِّيَامِ صِيَامُ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلَام كَانَ يَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا
Telah berkata -dan sebagaimana yang telah dibacakan kepada kami oleh Ahmad bin Mani' - dia berkata; telah menceritakan kepada kami Husyaim dia berkata; telah memberitakan kepada kami Hushain dan Mughirah dari Mujahid dari 'Abdullah bin 'Amr dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Puasa yang paling utama ialah pasa Nabi Daud -alaihissalam-, ia berpuasa sehari dan berbuka sehari."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)