Menjamak kedua shalat di Muzdalifah
أَخْبَرَنَا عِيسَى بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ يُونُسَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ أَنَّ عُبَيْدَ اللَّهِ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَاهُ قَالَ جَمَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَ الْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ لَيْسَ بَيْنَهُمَا سَجْدَةٌ صَلَّى الْمَغْرِبَ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ وَالْعِشَاءَ رَكْعَتَيْنِ وَكَانَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ يَجْمَعُ كَذَلِكَ حَتَّى لَحِقَ بِاللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
Telah mengabarkan kepada kami 'Isa bin Ibrahim, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb dari Yunus dari Ibnu Syihab bahwa 'Ubaidullah bin Abdullah telah mengabarkan kepadanya bahwa bapaknya berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menggabungkan antara Maghrib dan Isya`, tidak ada diantara keduanya sajdah, beliau melakukan shalat Maghrib tiga rakaat dan Isya` dua rakaat. Dan Abdullah bin Umar menjama' juga hingga berjumpa dengan Allah 'azza wajalla.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)