Perbedaan Tolhah bin Mushrif dan Mu'awiyah bin Shalih atas Yahya
أَخْبَرَنَا الْفَضْلُ بْنُ سَهْلٍ الْأَعْرَجُ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ ثِقَةٌ مَأْمُونٌ قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ عَنْ سُلَيْمَانَ التَّيْمِيِّ عَنْ أَنَسٍ قَالَ إِنَّمَا سَمَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَعْيُنَ أُولَئِكَ لِأَنَّهُمْ سَمَلُوا أَعْيُنَ الرُّعَاةِ
Telah mengabarkan kepada kami Al Fadhl bin Sahl Al A'raj, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ghailan orang yang tsiqah dan dapat dipercaya, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Yazid bin Zurai' dari Sulaiman At Taimi dari Anas, ia berkata; sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mencongkel mata mereka karena mereka mencongkel mata penggembala tersebut.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)