Meminta perlindungan dari sorotan mata jahat jin
أَخْبَرَنَا هِلَالُ بْنُ الْعَلَاءِ قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا عَبَّادٌ عَنْ الْجُرَيْرِيِّ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَعَوَّذُ مِنْ عَيْنِ الْجَانِّ وَعَيْنِ الْإِنْسِ فَلَمَّا نَزَلَتْ الْمُعَوِّذَتَانِ أَخَذَ بِهِمَا وَتَرَكَ مَا سِوَى ذَلِكَ
Telah mengabarkan kepada kami Hillal bin Al 'Ala ia berkata; telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Sulaiman ia berkata; telah menceritakan kepada kami 'Abbad dari Al Jurairi dari Abu Nadlrah dari Abu Sa'id ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam biasa berlindung dari tatapan mata jahat bangsa jin dan manusia. Maka saat turun surat Mu'awwidzatain (surat Al falaq dan surat An Naas) beliau membaca keduanya dan meninggalkan selain itu."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)