Larangan rendaman duba", naqir, muqayyar dan hantam+
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا الْمُعْتَمِرُ قَالَ سَمِعْتُ إِسْحَقَ وَهُوَ ابْنُ سُوَيْدٍ يَقُولُ حَدَّثَتْنِي مُعَاذَةُ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ نَبِيذِ النَّقِيرِ وَالْمُقَيَّرِ وَالدُّبَّاءِ وَالْحَنْتَمِ فِي حَدِيثِ ابْنِ عُلَيَّةَ قَالَ إِسْحَقُ وَذَكَرَتْ هُنَيْدَةُ عَنْ عَائِشَةَ مِثْلَ حَدِيثِ مُعَاذَةَ وَسَمَّتْ الْجِرَارَ قُلْتُ لِهُنَيْدَةَ أَنْتِ سَمِعْتِيهَا سَمَّتْ الْجِرَارَ قَالَتْ نَعَمْ
Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Abdul A'la ia berkata; telah menceritakan kepada kami Al Mu'tamir ia berkata; aku mendengar Ishaq -yaitu Ibnu Suwaid- ia berkata; telah menceritakan kepadaku Mu'adzah dari 'Aisyah ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang perasan nabidz yang dibuat dalam An Naqir, Al Muqayyar, Ad Duba dan Al Hantam." Dalam hadits Ibnu Ulayyah, Ishaq berkata, " Hunaidah menyebutkan dari 'Aisyah seperti dalam hadits Mu'adzah, dan ia menyebutnya dengan lafadz Al Jirar." Aku bertanya kepada Hunaidah, "Apakah engkau mendengarnya ('Aisyah) menyebut Al Jirar (Guci tembikar)?" ia menjawab, "Ya."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)