ijin perendaman yang dikhususkan oleh beberapa periwayatan yang kami sajikan
أَخْبَرَنَا سَوَّارُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَوَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنِ عَبْدِ الْمَجِيدِ عَنْ هِشَامٍ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَفْدَ عَبْدِ الْقَيْسِ حِينَ قَدِمُوا عَلَيْهِ عَنْ الدُّبَّاءِ وَعَنْ النَّقِيرِ وَعَنْ الْمُزَفَّتِ وَالْمَزَادَةِ الْمَجْبُوبَةِ وَقَالَ انْتَبِذْ فِي سِقَائِكَ أَوْكِهِ وَاشْرَبْهُ حُلْوًا قَالَ بَعْضُهُمْ ائْذَنْ لِي يَا رَسُولَ اللَّهِ فِي مِثْلِ هَذَا قَالَ إِذًا تَجْعَلَهَا مِثْلَ هَذِهِ وَأَشَارَ بِيَدِهِ يَصِفُ ذَلِكَ
Telah mengabarkan kepada kami Sawwar bin Abdullah bin Sawwar ia berkata; telah menceritakan kepada kami Abdul Wahhab bin Abdul Majid dari Hisyam dari Muhammad dari Abu Hurairah ia berkata, "Ketika utusan Abdu Qais datang menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau melarang mereka dari Ad Duba, An Naqir, Al Muzaffat dan Muzadah Al Majbubah (semacam gentong yang tidak ada tutupnya)." Beliau mengatakan: "Buatlah perasan dalam wadah air minum kalian, ikat bagian atasnya dan minumlah saat masih manis." Sebagian sahabat berkata, "Wahai Rasulullah, izinkanlah kami membuat perasan dalam wadah seperti itu!" beliau bersabda: "Kalau begitu buatlah seperti itu, " seraya memberi isyarat kepada mereka."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)