Keimaman orang yang berkunjung
أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ أَبَانَ بْنِ يَزِيدَ قَالَ حَدَّثَنَا بُدَيْلُ بْنُ مَيْسَرَةَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَطِيَّةَ مَوْلًى لَنَا عَنْ مَالِكِ بْنِ الْحُوَيْرِثِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا زَارَ أَحَدُكُمْ قَوْمًا فَلَا يُصَلِّيَنَّ بِهِمْ
Telah mengkabarkan kepada kami Suwaid bin Nashr dia berkata; telah memberitakan kepada kami Abdullah dari Aban bin Yazid dia berkata; telah menceritakan kepada kami Badil bin Maisarah dia berkata; telah menceritakan kepada kami Abu 'Athiyyah -budak kami- dari Malik bin Al Huwairits dia berkata; "Aku mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, 'Jika salah seorang dari kalian berkunjung ke suatu kaum, maka janganlah menjadi imam bagi mereka."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)