Dimakruhkannya memakai Za'faran dan Khuluq (wewangian yg berwarna kuning) bagi laki-laki
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ قَالَ ح و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ حَمَّادِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ التَّزَعْفُرِ لِلرِّجَالِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَرَوَى شُعْبَةُ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ إِسْمَعِيلَ ابْنِ عُلَيَّةَ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ التَّزَعْفُرِ حَدَّثَنَا بِذَلِكَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا آدَمُ عَنْ شُعْبَةَ قَالَ أَبُو عِيسَى وَمَعْنَى كَرَاهِيَةِ التَّزَعْفُرِ لِلرِّجَالِ أَنْ يَتَزَعْفَرَ الرَّجُلُ يَعْنِي أَنْ يَتَطَيَّبَ بِهِ
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid ia berkata, -dan diriwayatkan dari jalur lain- telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Manshur telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Mahdi dari Hammad bin Zaid dari Abdul Aziz bin Shuhaib dari Anas bin Malik ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang seorang laki-laki mengenakan za'faran." Abu Isa berkata; Hadits ini hasan shahih. Syu'bah meriwayatkan hadits ini dari Isma'il bin 'Ulaiyah dari Abdul Aziz bin Shuhaib dari Anas bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melarang mengenakan za'faran. Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Abdurrahman seperti itu, telah menceritakan kepada kami Adam dari Syu'bah. Abu Isa berkata; "Makna makruhnya mengenakan za'faran bagi lelaki adalah bila dipakai untuk wewangian."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)