Puasa ketika safar dan Perbedaan berita Ibn abbas
أَخْبَرَنَا زَكَرِيَّا بْنُ يَحْيَى قَالَ أَنْبَأَنَا الْحَسَنُ بْنُ عِيسَى قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ قَالَ أَنْبَأَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْحَكَمِ عَنْ مِقْسَمٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَامَ فِي السَّفَرِ حَتَّى أَتَى قُدَيْدًا ثُمَّ دَعَا بِقَدَحٍ مِنْ لَبَنٍ فَشَرِبَ فَأَفْطَرَ هُوَ وَأَصْحَابُهُ
Telah mengabarkan kepada kami Zakaria bin Yahya dia berkata; telah memberitakan kepada kami Al Hasan bin 'Isa dia berkata; telah memberitakan kepada kami Ibnul Mubarak dia berkata; telah memberitakan kepada kami Syu'bah dari Al Hakam dari Miqsam dari Ibnu 'Abbas bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berpuasa dalam perjalanan hingga sampai Qudaid, kemudian beliau meminta segelas susu, lalu meminumnya, maka beliau dan para sahabatnya berbuka."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)