Perbedaan pada Abu Musa tentang berita puasa tiga hari
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ قَالَ أَنْبَأَنَا حِبَّانُ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ سِيرِينَ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ الْمَلِكِ بْنَ أَبِي الْمِنْهَالِ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَهُمْ بِصِيَامِ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ الْبِيضِ قَالَ هِيَ صَوْمُ الشَّهْرِ
Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Hatim dia berkata; telah memberitakan kepada kami Hibban dia berkata; telah memberitakan kepada kami 'Abdullah dari Syu'bah dari Anas bin Sirin dia berkata; aku mendengar 'Abdul Malik bin Abul Minhal menceritakan dari bapaknya bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menyuruh mereka berpuasa pada tiga hari Bidl. Beliau bersabda: 'Itu adalah puasa sebulan.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)