Perbedaan pada Abu Musa tentang berita puasa tiga hari
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَعْمَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا حَبَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ قَالَ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ سِيرِينَ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ قُدَامَةَ بْنِ مِلْحَانَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُنَا بِصَوْمِ أَيَّامِ اللَّيَالِي الْغُرِّ الْبِيضِ ثَلَاثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ
Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Ma'mar dia berkata; telah menceritakan kepada kami Habban dia berkata; telah menceritakan kepada kami Hammam dia berkata; telah menceritakan kepada kami Anas bin Sirin dia berkata; telah menceritakan kepadaku 'Abdul Malik bin Qudamah bin Milhan dari bapaknya, dia berkata; bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menyuruh kami berpuasa pada tiga hari Bidl. Yaitu tanggal 13, 14, 15.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)