Muslim.pizza
All-in-one aplikasi untuk belajar islam
Sekitar 433 hadits
laihi wasallam mempersiapkan kuda-kuda untuk berperang, beliau mengirim kuda
Bakar, ia berkata; kami menyembelih kuda pada zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi
Asma`, ia berkata; kami menyembelih kuda pada zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi
berkata; kami pernah makan daging kuda pada zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi
'alaihi wasallam melarang memakan daging kuda, daging bighal dan daging keledai."
berkata, "Kami biasa memakan daging kuda." Saya bertanya, "Bagaimana dengan daging
'alaihi wasallam mengirimkan pasukan penunggang kuda menuju Najd, kemudian pasukan tersebut
'alaihi wasallam bersabda: "Pada ubun-ubun kuda tertulis kebaikan hingga hari kiamat.
'alaihi wasallam bersabda: "Satu penunggang kuda adalah setan, dua penunggang kuda
"Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengendarai kuda milik Abu Thalhah yang bernama
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam meminjam kuda milik kami yang bernama Mandub,
sedekah serta memenangkan himar atas kuda." Abu Isa berkata, "Dalam bab
wasallam memberi kami makan daging kuda, namun beliau melarang kami untuk
bersabda: "Tidak halal makan daging kuda, baghal dan keledai."
wasallam melarang dari memakan daging kuda, baghal dan keledai serta segala
bersabda: "Mengapa kamu menggigitnya seperti kuda jantan? Tidak ada diyat dari
wasallam pernah mengadakan lomba pacuan kuda yang telah mengkabarkan kepada kamilah
wasallam bersabda: "Pada ubun-ubun setiap kuda tertulis kebaikan hingga hari kiamat."
"Keberkahan itu tertulis pada ubun-ubun kuda." Beliau ditanya, "Wahai Rasulullah, kebaikan
itu telah tertulis pada ubun-ubun kuda." Telah menceritakan kepada kami Yahya
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.